RSS

BLOK III, Penulisan Ilmiah (ini adalah salah satu tugas saya yang masih sangat jauh dari sempurna)

Pemanfaatan Teknologi Bagi Pasangan Long Distance Relationship (LDR)

Long Distance Relationship (LDR)

     Pengertian umum tentang LDR. Hubungan jarak jauh yang dilakukan oleh dua orang (pasangan). Secara fisik satu sama lain berada di tempat yang jauh (luar kota atau luar negri). Pasangan ini mengalami pemisahan geografis dan kurang nya tatap muka.

     Dampak LDR. Hubungan jarak jauh atau yang biasa di sebut dengan LDR memiliki beberapa dampak. Berikut adalah dampak positif dari LDR: (a) kita dapat lebih mengetahui jati diri pasangan kita. Indikasi perselingkuhan dapat kita cerna dalam berbagai macam bentuk, salah satunya adalah sikap dia saat berkomunikasi dengan kita; (b) kerinduan yang mendalam terhadap pasangan, membuat hubungan kita sulit untuk diracuni oleh orang lain; dan (c) kesabaran dalam menunggu bertemu pasangan, menjadikan kita semakin dewasa (“Fakta Tentang LDR”, 2013).

     Selain dampak positif, LDR juga memiliki beberapa dampak negatif, diantara nya yaitu (a) perselingkuhan yang terjadi karena kurang nya kontrol diri diantara pasangan, (b) masalah kepercayaan  yang kurang terhadap pasangan kita, dan (c) kerinduan yang dalam juga dapat menyebabkan luntur nya rasa cinta kita terhadap pasangan karena merasa rasa rindu yang yang kita alami tak terbalaskan (“Fakta Tentang LDR”, 2013).

video

Video pelanggaran etika




iniii video ttg org depresii



Iniii video utk inspirasi ajaa..





Iniii video hiburan sajahhh..




Pertemuan X - Eksistensialisme menurut Jean Paul Sartre

  
Jean Paul Sartre lahir di Paris 1905, beliau banyak menulis karya filsafat dan sastra dipengaruhi oleh Husserl dan Heidegger. Bagi Sartre, manusia mengada dengan kesadaran sebagai dirinya sendiri. Keberadaan manusia berbeda dengan benda lain yang tidak punya kesadaran. Untuk manusia eksistensi adalah keterbukaan. Asas pertama untuk memahami manusia harus mendekati sebagai subjektivitas.

Pertemuan X - Eksistensialisme menurut Kierkegaard

Eksistensialisme adalah aliran filsafat yang pokok utamanya adalah manusia dan cara berada manusia yang khas di tengah makhluk-makhluk lainnya. Jiwa eksistensialisme ialah pandangan manusia sebagai eksistensi.
      Secara Etimologis : ex = Keluar, sistensia (sistere) = berdiri. Manusia bereksistensi = manusia baru menemukan diri sebagai aku dengan keluar dari dirinya. Pusat seseorang terletak di luar dirinya dan sibuk dengan sesuatu yang lain di luar dirinya. Maka eksistensialisme dari segi isi bukan satu kesatuan, tetapi lebih merupakan gaya berfilsafat. 

     Beberapa tokoh filsafat yang menganut gaya eksistensialisme, yaitu Kierkegaard, Edmund Husserl, Martin Heidegger, Gabriel Marcel, Jean Paul Sartre.

Foto dan Video Field Trip to Kampung Betawi (Paxioo Community)

Field trip diadakan pada Kamis, 2 Oktober 2014 di Kampung Betawi
Metode field trip ini sangat baik untuk perkuliahan..
Pada field trip ini terdapat juga pembekalan materi tentang etos kerja, budaya, seni, dan lingkungan 

Jawaban Pertanyaan dari Presentasi PAXIOO

Jawaban Pertanyaan dari Presentasi PAXIOO

1. Tujuan ilmu kan untuk membantu kelangsungan hidup, bagaimana penjelasan / contohnya?

Sedangkan orang malas pun masih bisa bertahan hidupnya..

Pertanyaannya dari Devario (kelompok 10)

Jb : Membantu kelangsungan hidup yang dimaksudkan disini adalah hanya sekedar pembantu saja. Bukan berati tanpa ilmu, manusia tak akan bisa hidup. Ketahuilah sekecil apapun sebuah informasi, itu tetap menambah ilmu pengetahuan kita, kita kaan menjadi semakin tahu.Membantu yang dimaksud disini itu contohnya seperti zaman sekarang pekerjaan minimal yang dicari adalah S-1. Jika anda bukan S-1 bukankah akan menjadi sulit untuk mencari pekerjaan ? Seperti itulah maksud dari tujuan tersebut.


Apakah Manusia Itu Bebas???

Apakah manusia itu bebas?

Menurut saya, manusia itu bebas.. 
Buktinya, manusia bebas berpikir menurut nalar, manusia bebas bertindak bahkan manusia bebas melakukan sesuatu yang ia senangi, termasuk merokok, dsb..
Manusia melakukan segala sesuatu yang membuat dirinya merasa puas. Bebas disini dalam artian tidak terikat suatu hal apapun...
Manusia juga bebas memilih akan sesuatu , bebas menilai akan sesuatu, bebas dalam hal mencintai, dsb...

Pertemuan VIII - Tugas PPT ttg Pengetahuan Manusia

Pertemuan VIII - Pengetahuan Manusia (PPT)

Pada post yang kali ini kami menggunakan PPT, karena materi ini sudah terdapat dalam "Buku Pembelajaran Filsafat Untuk Perkuliahan KBK Blok Filsafat."
Berikut adalah slide - slide yang kami presentasikan :

Pertemuan VIII- Kebebasan

Dalam fungsi menentukan perbuatan, jiwa berhubungan dengan kehendak bebas..
Karena ada jiwa maka manusia merupakan suatu makhluk yang bebas. Kebebasan itu mendasar bagi manusia.

Pertemuan VIII- Afektivitas

Yang membedakan diri manusia dengan tumbuhan adalah afektivitas...
Afektivitas yang membuat manusia 'berada' di dunia, berpartisipasi dengan orang lain,.
Afektivitaslah yang mendorong orang untuk mencintai.

Kehidupan afektif memperlihatkan macam-macam cara yang berbeda menurut bagaimana subyek menguasai obyek. Keadaan afektif yang berbeda-beda ini disebut 'hasrat-hasrat jiwa' (Thomas Aquinas)

Tugas Percakapan Dialog Jiwa dan Badan



Pertemuan VII-Jiwa dan Badan

Badan dan jiwa merupakan satu kesatuan yg membentuk pribadi manusia. Kesatuan keduanya membentuk keutuhan pribadi manusia.

Terdapat dua aliran :
1. Monisme
2. Dualisme

-MONISME-

Pengertan: Aliran yg menolak pandangan bahwa badan dan jiwa merupakan dua unsur yg terpisah. Badan dan jiwa adalah satu substansi. Keduanya satu kesatuan yg membentuk pribadi manusia.

Dalam aliran monisme terdapat tiga aliran :
1. Materialisme
Aliran ini menempatkan materi sebagai dasar bagi sgala hal yang ada (fisikalisme). Manusia juga bersumber pada materi. Manusia tidak pernah melampaui potensi jasmaninya. Jiwa tdk punya eksistensi sendiri. Jiwa bersumber dari materi.

2. Teori Identitas


Aliran ini menekankan hal yang berbeda dari materialisme, tetapi mengakui aktivitas mental manusia. Ini menjadi ciri khas manusia. Badan dan jiwa merupakan dua elemen yang sama.

3. Idealisme
Aliran ini yang tidak dapat diterangkan semata berdasarkan materi, seperti pengalaman, nilai, dan makna. Itu hanya memiliki arti bila dihubungkan dengan sesuatu yang imaterial, yaitu jiwa. 
Rene Descartes 'cogito ergo sum'  menjadi peletak dasar dari idealisme.

-DUALISME-
Pengertian :
Badan dan jiwa adalah dua elemen yang berbeda dan terpisah.

Dalam aliran ini terdapat empat aliran :
1. Interaksionisme
Fokus pada hubungan timbal balik antara badan dan jiwa.

2. Okkasionalisme
Memasukkan dimensi Ilahi dalam membicarakan hubungan badan dan jiwa.

3. Paralelisme
Terdapat dua peristiwa yang berjalan seiring yaitu peristiwa mental dan fisik.

4. Epifenomenalisme
Melihat hubungan dan jiwa dan badan dari fungsi syaraf.

Pertemuan VI- Filsafat Manusia

Apa itu Filsafat manusia?
·                     Bagian filsafat yang mengupas apa arti manusia/menyoroti hakikat atau esensi manusia
·                     Memikirkan tentang asal-usul kehidupan manusia (origin of human life), hakikat hidup manusia (the nature of human life), dan realitas eksistensi manusia
·                     Hasrat untuk tahu siapa dan apakah manusia.
·                     Maka, filsafat manusia menanyakan pertanyaan krusial tentang dirinya sendiri dan secara bertahap memberi jawaban bagi diri sendiri.


Pertemuann VI - Etika dan Moral

-ETIKA dan MORAL-

Etika sebagai cabang psikologi disebut juga sebagai filsafat moral (moral philosophy). 

Etika berasal dari kata Yunani (Ethos) = Watak. Sedangkan moral berasal dari kata latin: Mos (tunggal), moris (jamak) yang artinya kebiasaan.


Jadi, etika atau moral dalam dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai kesusilaan.


Pertemuan V: Fallacia

FALLACIA
( Kesesatan Pemikiran)

Pertemuan V - Logika : Silogisme

Pertemuan V - Logika : Silogisme

Apa sih itu silogisme ?
Silogisme adalah suatu simpulan dimana dari dua putusan (premis) disimpulkan suatu putusan baru.

Prinsip  : Jika premis benar, maka simpulannya juga benar.

Terdapat dua macam silogisme :
1. Silogisme Kategoris
2. Silogisme Hipotesis

-Silogisme Kategoris-
Silogisme kategoris adalah silogisme yang premis dan kesimpulannya adalah putusan kategoris (pernyataan tanpa syarat)

Contoh :
M - P : Perbuatan jahat itu haram
S - M : Menghina itu adalah perbuatan jahat
S - P : Maka, menghina itu haram.

Catatan untuk silogisme
- Tentukan lebih dulu simpulannya melalui kata-kata seperti : Maka dari itu, karena itu, dll.
- Bila kesimpulan sudah dirumuskan, tentukan alasannya. Alasan itu menunjukkan M (Term Menengah)
- Bila S dan P telah diketahui dalam simpulan, susunlah silogisme yang terdiri dari tiga bagian, yaitu:
 1. Premis Mayor ( mengandung P dan M)
 2. Premis Minor (  mengandung S dan M)
 3. Simpulan ( mengandung S dan P)

Silogisme kategoris dibedakan menjadi dua macam :
 - Silogisme kategoris tunggal
 - Silogisme kategoris majemuk

Silogisme kategoris tunggal
Silogisme ini mempunya dua premis, yang terdiri atas S, P, dan M.
Bentuk silogisme tunggal :

1) M adalah S dalam premis mayor dan P dalam premis minor
Syarat : Premis minor harus berbentuk penegasan, sedangkan premis mayor bersifat umum.
Contoh :
Setiap hewan karnivora memakan daging (Premis Mayor)
Harimau adalah hewan karnivora (Premis Minor)
Jadi, Harimau memakan daging (Simpulan)

2) M menjadi P dalam premis mayor dan minor.
Syarat : Salah satu premis harus negatifPremis mayor bersifat umum.
Contoh :
Monyet adalah hewan pemakan pisang (Premis Mayor)
Ikan bukan hewan pemakan pisang (Premis Mayor)
Jadi, Ikan bukan monyet (Simpulan)

3) M menjadi S dalam premis mayor dan minor.
Syarat : Premis minor harus berupa penegasan dan simpulannya bersifat partikular.
Partikular itu seperti beberapa, sebagian, dsb.
Contoh :
Semua manusia membutuhkan pendidikan (Premis Mayor)
Ada manusia yang ekonominya lemah (Premis Minor)
Jadi, sebagian manusia yang ekonominya lemah membutuhkan pendidikan (Simpulan)

4) M adalah P dalam premis mayor dan S dalam premis minor. 
Syarat : Premis minor harus berupa penegasan sedangkan kesimpulan bersifat partikular.
Contoh :
Maag adalah penyakit (Premis Mayor)
Semua penyakit menganggu kesehatan (Premis Minor)
Jadi, sebagian yang menganggu kesehatan itu adalah maag (Simpulan)

Silogisme kategoris majemuk
Silogisme adalah bentuk silogisme yang premisnya sangat lengkap, lebih dari tiga premis.

Jenis-jenisnya :
1. Epicherema
Silogisme yang salah satu atau kedua premisnya disambung dengan pembuktian
Contoh :
Semua manusia dapat mendengar karena memiliki telinga
Martha adalah manusia
Jadi, Martha dapat mendengar.

2. Enthymema
Silogisme yang salah satu premisnya atau kesimpulannya dilampaui
Silogisme ini disebut juga dengan silogisme yang dipersingkat.
Contoh :
(Versi Lengkap)
Anjing adalah makhluk hidup
Chihuahua adalah anjing
Jadi,chihuahua adalah makhluk hidup

Chihuahua adalah anjing. Jadi, chihuahua adalah makhluk hidup (Versi Singkat/enthymema)

3. Polisilogisme 
Poli artinya banyak.
Polisilogisme berarti deretan silogisme dimana kesimpulan silogisme yang satu menjadi premis untuk silogisme lainnya.
Contoh :
Seseorang yang rakus adalah seseorang yang menginginkan lebih dari yang dimiliki.Seseorang yang menginginkan lebih dari yang dimiliki, merasa tidak puas.
Jadi, seorang yang rakus merasa tidak puas.
Seorang yang kikir merasa tidak puas. 
Budi adalah seorang yang kikir. 
Maka, Budi merasa tidak puas.

4) Sorites
Silogisme yang premisnya lebih dari dua. Premis tersebut dihubungkan satu sama lain.
Contoh :
Seseorang yang pandai adalah seseorang yang gemar membaca.
Seseorang yang gemar membaca banyak memiliki ilmu.
Seseorang yang banyak memiliki ilmu adalah seseorang yang berprestasi.
Jadi, seseorang yang pandai adalah seseorang yang berprestasi.

Sumber :

- Power Point yang dibuat oleh Tim Dosen KBK Filsafat Universitas Tarumanagara
- Alex Lanur OFM , Logika : Selayang Pandang, Yogyakarta : Kanisius

Pertemuan IV - Pengantar Logika, Logika Induktif dan Deduktif

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRe_PkXYiH3rVONL-jFgCP6AztMg3Rwvn1I-os07Gw6GwHDi0X5CYerNzohv773loz_bYp-NH2XIdgFslMf8Ra3yU7Wg4u4zMpmFuNyEhD-s9Pd3WA8W3-dCmpMe0Q1s0bd08y7cbK70PV/s1600/Logic.jpg

Pertemuan IV- Critical Thinking

Apakah pengertian dari berpikir kritis?Berpikir kritis dapat diartikan sebagai proses berpikir untuk mengklarifikasi dan memperbaikipemahaman manusia tentang sesuatu  (chaffe, 1990).


Pertemuan IV-Konfirmasi , Inferensi, dan Konstruksi Teori

Pertemuan ke IV yang kedua membahas mengenai Konfirmasi, Inferensi, dan Konstruksi Teori..
Yukk bahas Konfirmasi duluuuuuu..

Pertemuan IV, Subyektivisme dan Obyektivisme

Pada pertemuan IV ini, dibagi dalam beberapa sesi.. Sekarang saya ingin membicarakan mengenai Subyektivisme dan Obyektivisme..

Pertemuan III, Epistemologi dan Kebenaran

Halo semuaaaa.. Sekarang sudah pertemuan ke III.. dipertemuan ke III ini akan membahas mengenai Epistemologi dan Kebenaran..


Pertemuan II Metafisika dan Aksiologi

Halloooo semuanyaaaa.. Pada pertemuan yang kedua ini, akan membahas mengenai Metafisika dan Aksiologi.. tapiiii, sebelum nya saya akan memberitahu apa saja cabang-cabang filsafat..


Tugas Mind Map Sejarah Filsafat


BLOK II, Filsafat.. Pertemuan I, Pengantar Filsafat

Sebelum masuk ke materi, saya ingin mengucapkan terimakasih banyak untuk dosen Filsafat Psikologi Universitas Tarumanagara dan asdos yang so special..
daftar nama dosen:
1. Dr. Raja Oloan Tumanggor
2. Carolus Suharyanto, Lic.Theol.
3. Mikha Agus Widianto, M.Pd.
4. Bonar Hutapea, M.Si. Psi.

asdos:
1. Cici Melly
2. Kak Fia

Yukkk masuk ke materi


PAXIOO

haaiiiii semuanyaaaaaa... perkenalkan dulu nih sebelumnyaa.. Saya tidak bekerja sendiri selama proses pembelajaran KBK Filsafat berlangsung.. Saya punya kelompok, namanya PAXIOO.. apasihh PAXIOO itu??

About Me