daftar nama dosen:
1. Dr. Raja Oloan Tumanggor
2. Carolus Suharyanto, Lic.Theol.
3. Mikha Agus Widianto, M.Pd.
4. Bonar Hutapea, M.Si. Psi.
asdos:
1. Cici Melly
2. Kak Fia
Yukkk masuk ke materi
2. Carolus Suharyanto, Lic.Theol.
3. Mikha Agus Widianto, M.Pd.
4. Bonar Hutapea, M.Si. Psi.
asdos:
1. Cici Melly
2. Kak Fia
Yukkk masuk ke materi
1. Kelahiran Filsafat Yunani
*Asal Kata:
– Berasal dari bahasa Yunani, ‘philosophia’ dan ‘philosophos’ yang berarti ‘pecinta kebijaksanaan’.
– Kata ini pertamakali digunakan oleh Pythagoras abad 6SM.
– Dialog Plato Phaidros: Orang bijaksana cocok untuk Dewa, sementara untuk manusia lebih cocok ‘pecinta kebijaksanaan’, krn pemilik kebijaksanaan melampaui kemampuan insani.
*Faktor-faktor yang mempengaruhi lahirnya filsafat:
– Keberadaan mitologi: melalui mitos manusia mencari keterangan ttg asal usul alam semesta dan kejadian dunia.
Ada mitos kosmogonis (asal usul alam) dan mitos kosmologis (sifat kejadian alam semesta.
– Kesusastraan Yunani berupa amsal, teka-teki, dongeng digunakan sebagai buku pendidikan rakyat.
Rakyat gemar puisi yang punya nilai edukatif.
– Pengaruh ilmu pengetahuan dari Timur Kuno seperti Mesir dan Babilonia dalam astronomi, geometri.
* Peranan ‘Logos’ Dalam Kelahiran Filsafat:
– Mitologi Yunani berusaha menjawab persoalan alam semesta.
– Sejak abad 6 SM orang mulai mencari jawaban rasional ttg alam semesta.
– Logos (akal budi, rasio, tuturan, bahasa) mengganti Mythos.
– Kelahiran filsafat merupakan pergumulan panjang antara mythos dan logos.
– Contoh: Pelangi. Mythos berpendapat pelangi = dewi yang bertugas melayani dewa-dewa lain.
Sementara Xenophanes dan Anaxagoras berkata pelangi = pantulan sinar matahari pada awa
*Kaitan Sifat Bangsa Yunani Dengan Kelahiran Filsafat:
– Segi geografis: Daratan Yunani terdiri dari pegunungan gundul, maka mereka berusaha merantau.
Perantauan bukanlah daerah jajahan, dan bukan negara persatuan, tapi punya otonomi lengkap.
– Segi sosial politik: Bgs Yunani selalu merasa diri lain dari bangsa lain/asing (barbaros).
a. Faktor penentu perbedaan bgs Yunani dg bgs lain ialah kemerdekaan,
artinya orang Yunani tidak hidup di bawah pemerintahan dg kuasa mutlak.
b. Org Yunani berlainan dengan bgs asing, krn ia hidup dalam polis
(negara kecil, negara kota, rakyat yang hidup di dalamnya).
c. Polis sbg lembaga politik: pusat segala aktivitas ekonomi, sosial, politik, religius, dg ciri sbb:
otonomi, swasembada, kemerdekaan politik.
d. Polis sbg latar belakang timbulnya filsafat.
3 ciri polis yang menciptakan iklim kelahiran filsafat:
`Dlm polis, logos mendapat kedudukan istimewa;
`Suasana umum yang terbuka menandai kehidupan sosial di Yunani,
`Pengorganisasian polis membuat semua warga sederajat: Tiap warga polis ambil bagian dalam urusan negara.
– Segi kultural: bgs pencipta filsafat dan ilmu pengetahuan, juga menghasilkan kesenian yang mengagumkan
Bahasa Yunani bisa mengungkapkan suatu rationalitas tertentu,cocok mengekspresikan pikiran dengan seksama
dan jelas.
*Sejarah filsafat Yunani dan kelahiran filsafat:
– Pemikiran Yunani merupakan batu bangunan untuk kultur modern.
Tdk ada kultur modern tanpa peranan ilmu dan tekhnologi.
– Pemikiran ilmiah adalah temuan Yunani.
– Filsafat Yunani kuno punya posisi istimewa karena disitu ditemukan kelahiran filsafat.
Belajar filsafat Yunani berarti menyaksikan kelahiran filsafat.
– Ilmu sejarah mengalami kesulitan thdp filsafat Yunani kuno, krn kurangnya sumber tertulis pemikiran filsuf.
2. Apakah Filsafat Itu?
*Pengertian dan definisi filsafat:
-Etimologi ‘filsafat’: bhs Yunani ‘φιλοσοφια’ (philosophia), kata majemuk dari φιλοσ (philos) artinya kekasih/sahabat, dan σοφια (sophia) artinya kebijaksanaan/kearifan/ pengetahuan. Secara harafiah philosophia berarti mencintai kebijaksanaan/sahabat pengetahuan.
*Beberapa definisi filsafat:
-Filsuf Pra-Sokratik: Filsafat adalah ilmu yang berupaya memahami hakikat (arkhe/asal mula) alam dan realitas dengan mengandalkan akal budi.
-Plato: Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang berusaha meraih kebenaran asli dan murni.
-Aristoteles: Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang senantiasa mencari prinsip dan penyebab realitas yang ada.
-Rene Descartes, Filsuf Prancis: Filsafat adalah himpunan dari segala pengetahuan yang pangkal penyelidikannya ialah Tuhan, alam dan manusia.
-William James, filsuf Amerika: Filsafat adalah suatu upaya luar biasa hebat untuk berpikir yang jelas dan terang.
*4hal yang melahirkan filsafat:
1.Kekaguman/Keheranan:
-Aristoteles (Metafisika): Karena kekaguman manusia mulai berfilsafat.
-Kekaguman punya dua hal penting: ada yang kagum dan sesuatu yang mengagumkan.
-Subjek kekaguman: manusia, Objeknya: segala sesuatu
yang ada.
-I. Kant: kagum dengan bintang di langit dan hukum moral dalam hatinya (coelum stellatum supra me, lex moralis intra me)
2.Ketidakpuasan:
-Sebelum filsafat lahir, mitos berperanan besar.
-Keterangan mitos tidak memuaskan manusia.
-Ratio meninggalkan mitos, dan lahirlah filsafat yang mencakup seluruh ilmu pengetahuan.
3.Hasrat bertanya:
-Kekaguman melahirkan pertanyaan tak kunjung habis.
-Pertanyaan membuat manusia melakukan pengamatan.
-Pertanyaan mengarah pada dasar dan hakikatnya, yang menjadi ciri khas filsafat.
4.Keraguan:..
-Manusia bertanya karena masih meragukan kebenaran dari apa yang diketahuinya.
-Keraguan merangsang manusia untuk selalu bertanya, yang kemudian menggiring manusia berfilsafat.
*Sifat dasar filsafat:
-Berpikir radikal: berpikir mendalam utk mencapai akar permasalahan dan memperjelas realitas.
-Mencari asas: berupaya menemukan asas paling hakiki dr segala sesuatu.
-Memburu kebenaran: bisa dipersoalkan kembali demi meraih kebenaran yang lebih pasti.
-Mencari kejelasan: utk menghilangkan keraguan, guna meraih kejelasan intelektual (Geisler, Feinberg).
-Berpikir rasional: dengan ciri-ciri logis, sistematis dan kritis.
*Peranan filsafat:
-Pendobrak: Filsafat mendobrak pintu tradisi yang sakral dan tak bisa diganggu gugat.
-Pembebas: Filsafat membebaskan manusia dari cara pikir mitis dan mistis.
-Pembimbing: Filsafat membimbing manusia berpikir secara sistematis dan logis.
*Kegunaan filsafat:
-Bagi ilmu pengetahuan: Filsafat sebagai induk ilmu pengetahuan (mater scientiarum) telah melahirkan, merawat dan mendewasakan ilmu pengetahuan.
-Bagi kehidupan praktis: filsafat membantu manusia memahami apa arti, misalnya, nilai keindahan dalam arsitektur.
Sumber: Power Point yang dibuat oleh Tim Dosen KBK Filsafat Universitas Tarumanagara

10 komentar:
materinya membantu :) ditunggu post selanjutnya yahh
Hahah terimakasihhh :)
Mudah dipahamin
materinya cukup mudah di pahami ! keep it up :)
Hay mar! Materi blog kamu berbobot dan penuh pengetahuan ! Aku kasih km nilai 85 ya! Tetep semangar kerjain tugas blog nya ! Mampir dan baca blog ak di gwendellamaharani.blogspot.com
mariaaa musiknya menenangkan hati gua yang galau pas baca tulisan u wkakaka gua kasih nilai 86 :D
mariaaaa menarii (?) udah bagus marrrr 80 deh nilainyaa... lanjutin lagi mar post-an berikutnyaa ditunggu :))
Hai mariaaaaaa wah backgroundnya alami sekali hahahaha postingannya lengkaaap good deh pokoknya :)
aduh lagunya yiruma.. jadi betah lama-lama di blog lu *ehh.. 86 buat mariaa
lengkap bgd ini mar.. sangat mmbantu.. 90 buat kamu
Posting Komentar